Selamat Datang di Blog Forum Operator Sekolah Kecamatan Tanah Abang... semoga bermanfa'at...

FOS Tanah Abang

Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
Wahana komunikasi dan informasi operator sekolah di Kecamatan Tanah Abang

Rekapitulasi Bansos KJP Tahun 2014

SEGERA !!!

Mohon perhatian sejenak untuk teman-teman operator yang baik hatinya. Untuk format FORMAT USULAN BANSOS KJP TAHUN 2013-2014 KEC. TANAH ABANG sudah terkirim melalui email masing-masing operator. Bagi sekolah/operator yang belum mendapatkan formulir tersebut , dapat mengunduhnya disini
Diharapkan kepada operator untuk mengisi dan mengirimkannya ke alamat email:

datasiswa.tanahabang@gmail.com

atau langsung dikirimkan melalui Bapak ARIF CAHYADI di SDN KEBON KACANG 01 Pagi, atau Bapak Mansur di kantor kasie dikdas kecamatan Tanah Abang berikut hasil cetak (print out) selambat-lambatnya tanggal 16 Juni 2014.



Minggu, 18 November 2012

Kurikulum 2013, Mata Pelajaran Dikembangkan Berdasarkan Kompetensi

Jakarta --- Perubahan kurikulum adalah pekerjaan besar. Berubahnya kurikulum akan merubah empat aspek yang terkait di dalamnya, yaitu standar isi, standar proses, standar kelulusan, dan standar penilaian. Setelah berubah pun, kurikulum bukanlah hanya sebagai pajangan, tap harus diterjemahkan lagi dalam buku pengantar pelajaran yang akan disampaikan ke siswa. Tentang standar lulusan, perubahan akan tergambar dari soft skill dan hard skill yang diterjemahkan sebagai kompetensi para lulusan. Kedua kompetensi tersebut harus dinaikkan dan diseimbangkan dengan melibatkan tiga domain, yaitu sikap, keterampilan, dan pengetahuan.
Dari sisi isi, ada kedudukan mata pelajaran dan pendekatannya. Kalau sekarang kompetensi itu diturunkan dari mata pelajaran, ke depan akan berubah menjadi mata pelajaran yang dikembangkan dari kompetensi. “Jadi mata pelajaran itu kendaraan saja. Kalau mau nyebrang lautan ya pakai kapal. Naik gunung pakai sepeda gunung,” kata Mendikbud M. Nuh, Selasa (13/11) di ruang kerjanya.
Untuk standar proses, semula proses terpaku pada eksplorasi, terfokus. Sedang di kurikulum yang baru siswa menjadi lebih aktif dalam observasi. Dan untuk standar penilaian, akan dilakukan dengan berbasis kompetensi. Salah satu pendukung kompetensi itu adalah ekstrakulikuler Pramuka yang wajib diikuti semua siswa. Karena dalam pramuka terdapat leadership, kerja sama, keberanian, dan solidaritas.
Pendekatan kurikulum yang paling kritikal dan krusial berada pada pendidikan dasar SD dan SMP. Karena jika pendidikan di SD bagus, ke belakangnya juga akan bagus. Dan untuk SD-SMP digunakan pendekatan tematik integratif dalam semua mata pelajaran. Konsep ini merupakan metode pembelajaran yang didasarkan atas tema-tema. Dalam satu tema yang diangkat akan merambah ke mata pelajaran lain. “Misalkan pelajaran Bahasa Indonesia, guru mengambil tema sungai. Ada pendekatan observasi seperti apa sungai, apa isinya, kenapa bisa mengalir, dan sebagainya. Semua pendekatan tersebut akan mengarah kepada semua mata pelajaran. Baik bahasa indonesia, sains, agama, dan matematika,” jelas Menteri Nuh.
Ada enam mata pelajaran yang akan diajarkan di SD. Yaitu Bahasa Indonesia, PPKn, Agama, Matematika, dan muatan lokal yang dibagi dua: prakarya dan pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan. Dalam enam mata pelajar yang terintegrasi secra tematik ini, siswa tidak perlu lagi membawa puuluhan buku ke sekolah setiap harinya. Ada integrasi pembelajaran di dalamnya. Dan dengan perubahan kurikulum ini pula, siswa tidak terkungkung di dalam kelas ataupun laboratorium. Setiap apa yang dilihatnya akan menjadi bahan belajarnya, dan menjadikan guru bukan satu-satunya sumber belajar. (AR)

Sumber : http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/829

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Artikel lainnya

..:: Mohon bagi operator sekolah selalu mengikuti berita-berita di dalam web blog ini ... terima kasih ::..